RedHat, merupakan
distro pertama yang instalasi dan
pengoperasiannya
mudah, dulu merupakan distro paling
populer
di Indonesia. Distro berbasis Redhat menggunakan
binary
RPM.
Debian, distribusi
yang mengutamakan kestabilan dan
kehandalan,
meskipun mengorbankan aspek kemudahan dan
kemutakhiran
program. Debian menggunakan *.deb dalam
paket
instalasi programnya. Ubuntu dan turunannya yang
sekarang
populer ini termasuk di dalamnya.
Slackware, bisa dikatakan Linux untuk advance, hampir semua
dokumentasi
Linux disusun berdasarkan Slackware, Semua
isinya
( kernel, library ataupun aplikasinya ) sudah teruji,
mungkin
tua tapi stabil, Slackware menganjurkan untuk
menginstall
dari source sehingga setiap program yang kita
install
teroptimasi dengan sistem kita. Slackware menggunakan
libc5 dalam
binary/librarynya.
Suse,
distribusi dari YaST ( Yet another Setup Tools )
untuk
mengkonfigurasi sistem. Merupakan pertama
kalinya
distribusi linux yang penginstallannya
menggunakan
bahasa Indonesia.
Mandrake, merupakan
varian dari RedHat yang dioptimasi
untuk
pentium, sekarang berkembang menjadi Mandriva
dengan
menampilkan performance grafis yang menarik
WinLlinux, distro yang dirancang untuk diinstall di atas
partisi
DOS ( Windows ), untuk menjalankan bisa di-klik
dari
Windows atau seakan-akan suatu program aplikasi
under
Windows.
No comments:
Post a Comment